ARTICLES

POSTING DATE    TO 

CATEGORY 1

Kata Menteri Susi, Makan Ikan Bisa Bikin Pintar. Benarkah Demikian?

05 Jun 2017

Belum lama ini, unggahan video yang menayangkan Menteri Susi Pudjiastuti mendadak jadi obrolan banyak netizen di dunia maya. Dalam video tersebut, Menteri Susi mengajak rakyat Indonesia rajin mengonsumsi ikan. Tapi yang bikin unik video tersebut adalah ancaman bernada guyon bahwa ia akan menenggelamkan siapa saja yang tidak mau makan ikan.

Kata tenggelamkan memang sudah melekat pada diri Menteri Susi. Ia dikenal sebagai orang yang tegas terhadap kasus pencurian ikan di wilayah Indonesia, sehingga tidak segan-segan memberi hukuman menenggelamkan kapal mereka.

Namun yang jadi pertanyaannya : apakah benar mengonsumsi ikan bisa membuat seseorang pintar? Bukankah pintar atau tidaknya seseorang dihasilkan atas kerja keras dan usahanya sendiri. Daripada penasaran, langsung kita bahas aja yuk!

Ikan adalah sumber omega-3

Ikan kerap kali diasosiasikan dengan bahan penting untuk kebutuhan otak. Orangtua kita seringkali mengambil contoh masyarakat Jepang yang berhasil membuat negaranya maju lantaran punya kebiasaan mengonsumsi ikan. Bahkan ikan mentah pun mereka konsumsi. Begitulah kira-kira nasihat yang sering didorong orangtua kita agar anaknya rajin makan ikan.

Anjuran orangtua kita ternyata benar. Sudah banyak penelitian yang menyebut ikan adalah suplemen yang baik untuk otak kita, dan belum lama ini sebuah penelitian yang dilaporkan Telegraph menyebut, konsumsi ikan yang kaya omega-3 dapat meningkatkan aliran darah ke otak. Sehingga kinerja otak pun meningkatkan lebih baik.

Tidak hanya itu, omega-3 yang ditemukan pada beberapa ikan juga diklaim bisa mengurangi tingkat kelelahan di otak. Jadi, ketika seseorang baru saja menyelesaikan pekerjaan yang memerlukan pikiran berat, otak mampu pulih lebih cepat ketimbang mereka yang tidak suka makan ikan.

Penelitian tentang lebih cepatnya waktu recovery kelelahan otak mereka yang senang makan ikan tertulis di British Journal of Nutrition. Sekelompok sukarelawan berusia 18-35 tahun diberikan dua jenis suplemen minyak ikan dan diinstruksikan untuk rutin mengonsumsinya selama tiga bulan. Hasilnya mereka mengalami perbedaan aliran darah ke otak mereka. Waktu reaksi otaknya lebih cepat dan tingkat kelelahannya setelah diberi tugas “ruwet” jadi lebih rendah.

Cegah pikun

Penulis riset, Dr Philippa Jackan, juga mengatakan bahwa konsumsi ikan akan berpengaruh bagi mereka yang kelak akan hidup di usia 50-70 dengan bebas pikun. Ikan mampu mempengaruhi ingatan, performa mental dan aliran darah ke otak. “Rutin mengkonsumsi ikan atau mengkonsumsi suplemen omega-3 dapat mencegah penurunan kognitif dan demensia,” kata Dr Philippa.

Buat kamu yang masih muda, pernyataan ahli tersebut tentu harusnya bisa kamu ilhami agar lebih rajin konsumsi ikan. Dibanding bahan-bahan makanan lain, ikan memang sumber terkaya akan asam lemak omega-3.

Jadi cukup terbukti ‘kan ucapan Menteri Susi dalam video ajakan makan ikan yang telah beredar beberapa waktu lalu. Hayo pilih: mending makan ikan atau ditenggelamkan, Kurmate? Hihihi.

Sumber Foto: The President Post



back