ARTICLES

POSTING DATE    TO 

CATEGORY 1

7 Langkah Kongkret Mengatur Keuangan. Agar Kamu Lebih Siap di Masa Depan

12 Jun 2017

Kurmate, jika kamu berpikir bahwa mengelola keuangan adalah tugas orang dewasa, kamu sudah keliru. Justru keterampilan mengatur finansial itu perlu dilatih sejak muda, bukan didapat begitu saja ketika usiamu bertambah tua. Usia muda bukanlah alasan bagimu untuk berfoya-foya. Usia muda adalah momen yang tepat buatmu belajar mengelola keuangan sejak dini, sehingga memiliki investasi untuk masa depanmu kelak bukan lagi mimpi.

Nah, guna mempersiapkan finansial yang baik untuk kebutuhan masa depanmu nanti, Nafoura telah merangkum beberapa tips cerdas untuk mengelola keuangan sejak dini. Yuk, praktikkan!

 

Batasi pembelanjaan kuota data internet

Di era teknologi seperti sekarang ini, internet menjadi salah satu kebutuhan penting yang musti terpenuhi, terlebih bagi anak muda. Selain untuk berselancar di dunia maya, internet juga dibutuhkan untuk sarana komunikasi, menunjang pekerjaan, hingga sebagai media bersosial. Nggak jarang, kamu akan membutuhkan kuota data internet setiap bulannya.

Sebagai langkah awal pengelolaan keuanganmu, baiknya kamu batasi pembelanjaan kuota data internet ke dalam jumlah tertentu yang telah disesuaikan dengan kebutuhan. Jangan malu untuk memanfaatkan jaringan wifi gratis untuk menghemat pengeluaran.

 

Kurangi penggunaan kendaraan bermotor

Alat transportasi juga menjadi kebutuhan vital di segala lapisan masyarakat. Tanpanya, aktivitas yang biasa kita lakukan akan terganggu dan nggak bisa terselesaikan dengan cepat. Meski begitu, penggunaannya juga perlu kita kurangi, terutama untuk kendaraan bermotor.

Biasakan untuk menggunakan kendaraan bermotor hanya untuk kebutuhan prioritas saja. Selebihnya, kamu bisa alihkan dengan menggunakan sepeda atau berjalan kaki untuk menjangkau tempat tujuan yang berjarak dekat. Selain bisa menghemat pengeluaran bahan bakar, otomatis kamu juga telah berkontribusi untuk menyelamatkan alam dari kerusakan akibat polusi. Kesehatan badanmu jadi bonusnya pula.

 

Jatah jajan tiap seminggu sekali 

Jajan dalam hal ini diartikan sebagai makan di luar atau nongkrong. Sebagai anak muda, kebutuhan jajan memang nggak bisa dikesampingkan. Rekreasi dan media bersosialisasi menjadi alasan penting kenapa anak muda butuh jajan. Namun, kamu perlu juga membatasi pengeluaran dana untuk memenuhi kebutuhan hiburan ini.

Salah satu caranya dengan menahan diri dan menjadwalkan untuk jajan hanya semingu sekali saja. Selain bisa menghemat pengeluaran, membatasi jajan juga bisa menjauhkanmu dari sifat konsumtif.

 

Kumpulkan uang receh atau uang kembalian

Beberapa orang kerap menyepelekan uang receh ataupun uang kembalian belanja. Padahal, uang-uang kecil ini jika dikumpulkan hasilnya bakal menguntungkan juga.

 Mulai sekarang, biasakan untuk nggak meremehkan uang receh atau uang kembalian dengan menyimpannya di tempat khusus. Misalnya, botol bekas air mineral berukuran besar. Jadi, tiap kali kamu mendapatkan uang receh atau uang kembalian dalam bentuk koin, langsung simpan dan kumpulkan. Hasil pengumpulan uang ini bisa kamu gunakan untuk dana cadangan yang bisa dibutuhkan sewaktu-waktu.

 

Alokasikan dana khusus untuk kebutuhan darurat

Kurmate, kita nggak akan pernah tahu, kapan kita membutuhkan dana untuk kebutuhan mendesak. Untuk mengantisipasinya, mulailah dengan niat untuk menyisihkan dana khusus untuk kebutuhan mendesak. Jika pendapatanmu nggak seberapa besar, bisa kok kamu akali dengan cara praktis, misalnya mengumpulkan setiap lembaran 20 ribuan yang kamu dapatkan. Dengan cara ini, kamu nggak akan merasa terbebani untuk menyisihkan beberapa persen hasil pendapatanmu dan dialokasikan untuk tabungan.

 

Buat rekening baru untuk menabung

Nggak terhitung berapa banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan dengan menabung. Selain bisa menjadi cadangan dana untuk masa depan, setidaknya tabungan jangka pendek bisa kamu pakai untuk dana darurat yang nggak terduga. Nah, untuk memulainya, baiknya kamu pisahkan antara rekening pengeluaran kebutuhan dengan rekening yang khusus untuk menabung. Saat mendapat pemasukan, sisihkan 30 persennya ke rekening tabungan. Rekening ini sebisa mungkin tidak kamu sentuh kecuali kamu benar-benar membutuhkan.

Investasi, kenapa nggak?

Kebanyakan orang berpikir bahwa investasi adalah hal yang hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa yang sudah mapan. Sedangkan anak muda? Hanya menghambur-hamburkan uang. Eits, siapa bilang anak muda nggak bisa berinvestasi? Asalkan ada niat yang diiringi dengan ketekunan, siapapun bisa berinvestasi dengan kemampuan finansialnya masing-masing. Investasi ini dapat dalam bentuk deposito di bank ataupun dibelikan emas. Sebelum berinvestasi, perhatikan kondisi keuanganmu terlebih dulu, ya!

 

Bagaimana Kurmate, tertarik untuk menerapkan cara-cara praktis mengatur finansial di atas? Selamat menyongsong masa depan yang cerah, ya!



back