ARTICLES

POSTING DATE    TO 

CATEGORY 1

Kembangkan Wawasanmu Lewat 5 Buku Anti-Mainstream Ini

14 Jun 2017

Bagi para millennials, ada banyak aktivitas yang bisa kamu pilih untuk mengembangkan wawasanmu agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Salah satunya dengan cara membaca buku. Supaya tidak merasa bingung saat sedang mencari buku, kali ini Nafoura akan berbagi rekomendasi buku-buku menarik yang dapat menjadi referensimu. Kira-kira buku apa saja? Check this out!

 

 

Belajar mengenal diri lewat pengalaman Aomame dan Tengo di buku 1Q84

Daftar pertama untuk buku yang harus kalian baca adalah 1Q84, salah satu masterpiece darinovelisJepang bernama Haruki Murakami. Buku 1Q84 menceritakan kisah dua tokoh utama, Aomame dan Tengo  dengan latar kehidupan di Tokyo pada tahun 1984. Soal bagaimana jalan ceritanya? Lebih baik kalian segera membaca dan mencari tahu jawabannya.

Buku setebal 512 halaman ini banyak memberi pesan kepada para pembacanya tentang bagaimana seseorang memandang dirinya sendiri dan realitas sosial di tengah masyarakat. Pengalaman-pengalaman Aomame, Tengo serta karakter lainnya di buku ini bisa jadi menggambarkan keragaman budaya dan cara pandang seseorang dalam melihat kehidupan di sekitarnya, cocok sekali untuk kita yang hidup di Indonesia.

Penasaran? Kurmate harus bersabar karena 1Q84 dibagi kedalam 3 jilid dalam versi  bahasa Indonesianya.  

 

Asik mengenal enterpreneurship secara metodologis lewat buku The Lean Startup

Buku-buku di rak enterpreneur pada banyak bookstore seringkali diisi dengan berbagai judul tentang kunci kesuksesan seorang pengusaha (biografi) atau tentang kiat-kiat berisi motivasi dalam berbisnis. Namun Eric Reis, dalam The Lean Startup, menyuguhkan perspektif berbeda mengenai ‘berwirausaha’ khususnya dalam model bisnis startup.

Buku yang terbit tahun 2011 ini menawarkan perspektif saintifik dalam merumuskan sebuah bisnis dalam skema startup. Buku ini seakan menawarkan berbagai rancangan sistematis yang ilmiah dalam membangun sebuah bisnis. Di setiap chapter, Reis mengajak para pembaca untuk mencari jawaban atas pertanyaan ‘Why not build something (business) that everyone will want?’

Jika kalian penat dengan format buku tentang kewirusahaan yang itu-itu saja, buku ini layak menjadi opsi untuk kamu miliki. Apalagi banyak yang berkata, bahwa buku ini adalah buku wajib untuk mereka yang sedang atau ingin mengembangkan sebuah startup. Menarik?

 

Melihat dunia dari cara pandang hewan dalam buku ‘PetLogic’

Banyak orang menganggap bahwa teman terbaik adalah hewan pelihraan mereka. Nicole Bilkozher, sang penulis, ingin pembaca PetLogic tahu bagaimana kehidupan hewan peliharaan dengan majikannya dalam sehari-hari. Perspektif hewan tentang hidup dikemas menarik oleh Nicole dalam 175 halaman.

Dari buku ini, pembaca bisa belajar bagaimana berkomunikasi dan ‘membuat peraturan’ agar manajemen yang kamu lakukan bisa berjalan lancar. Pengalaman-pengalaman hewan peliharaan, bagaimana agar mereka menurut atau mengapa mereka membangkang, bisa diaplikasikan dalam keseharian pembaca dalam aktivitas bekerja sama atau bermasyarakat.

 

 

Rangkaian pengalaman kegagalan seorang arsitek dalam buku ‘Let Go’

Tidak semua orang suka membaca biografi, Namun, ‘Let Go’ memberikan kesegaran dalam belantika buku perbiografian. Otobiografi dari Pat Flynn, seorang arsitek yang kini menjadi selebnet dan inovator bisnis, dalam membangun karirnya melalui bisnis online.

Berisi tulisan yang jujur serta dikemas dengan kalimat menarik, Pat Flynn ingin berbagi pengalaman bagaimana ia melepaskan ketakutannya dan melepaskan kekangan orang-orang di sekitarnya. Dalam buku ini, pembaca akan disuguhkan berbagai ‘jalan keluar’ yang dilakukan oleh sang penulis dalam menyelesaikan masalah-masalah besar di hidupnya.

Melalui aplikasi Kindle, buku ini dijual seharga segelas kopi di mall. Dan menariknya, terdapat video-video di setiap chapter untuk memvisualisasikan gagasan Pat Flynn di buku ini.

 

Mengambil nilai-nilai dari Akademi Berbagi lewat buku ‘Kelas’

Daftar rekomendasi ini ditutup oleh buku dalam negeri. Kelas merupakan manifestasi untuk menjawab pertanyaan ‘Bagaimana sebuah gerakan sosial bisa menjadi influence dan tetap menegaskan eksistensinya di berbagai kota di Indonesia ?’. Akademi Berbagi menjelma menjadi sebuah gerakan sosial pendidikan yang besar di Indonesia dengan ciri khasnya, Kelas.  Penulis yang juga founder Akademi Berbagi, Ainun Chomsun, menuliskan bagaimana perjalanan gerakan sosial ini, mulai awal digagas hingga menginjak usia kelima pada saat buku ‘Kelas’ di terbitkan.

Memoir-biografi Akademi Berbagiini seakan ingin menyebarkan virus volunteering kepada setiap pembaca. Dalam buku ini, kita bisa mengambil setiap nilai dari narasi tentang apa yang relawan Akademi Berbagi lakukan, rasakan, dan perjuangkan hingga sekarang.   

Itulah 5 rekomendasi buku yang siap menunjang dirimu agar lebih positif dan berkembang. Bagaimana Kurmate? Sedang siap-siap untuk ke toko buku ya? Semangat!

 

Sumber Foto: iuef.wordpress.com



back