ARTICLES

POSTING DATE    TO 

CATEGORY 1

Mengenal Juice Fasting; Salah Satu Program Diet yang Bikin Cepat Langsing

14 Jul 2017

Kurmate, masih ingatkah kamu dengan Dewi Hughes, presenter ternama yang khas dengan tubuh yang tambun dan turban yang menghiasi kepalanya? Percaya atau tidak, kemunculannya bikin pangling banyak orang. Pasalnya, ia tampil dengan tubuh yang jauh lebih langsing dari sebelumnya, diakuinya pada Tempo, berat badannya berhasil turun sekitar 70 kg lho. Usut punya usut, Hughes menerapkan program diet yang menggunakan jus sebagai senjata utamanya.

Kira-kira apa ya rahasia dari diet jus dan bagaimana memaksimalkan program tersebut? Simak penjelasan Nafoura berikut, yuk!

Apa sih diet jus itu?

Master.jpg

indiatimes.com

Diet jus adalah program pengaturan asupan nutrisi dengan hanya mengonsumsi cairan sebagai pengganti makanan padat untuk beberapa waktu tertentu. Cairan yang dikonsumsi seperti misalnya air, teh herbal, serta jus buah atau sayuran segar.

Sama seperti berpuasa, diet jus ini pun ada pantangannya, seperti dilarang mengonsumsi kopi atau teh berkafein, susu, soda, jus pasteurisasi, protein bubuk, bahkan makanan padat atau campuran lainnya seperti penjelasan yang dipaparkan dalam Mind Body Green.

Kenapa harus jus?

juice_glasses-copy1.png

juiceladycherie.com

 

Saat seseorang melakukan diet jus sebagai pengganti makanan padat, maka ia akan menghilangkan asupan serat dan hanya meminum cairan yang mengandung hidrasi organik, nutrisi, vitamin dan enzim dari makanan nabati seperti buah dan sayuran. Meskipun asupan serat dibutuhkan oleh tubuh, namun dengan meniadakannya, maka tubuh akan menghabiskan lebih sedikit energi untuk pencernaan. Karena 70 persen energi dihabiskan untuk proses pencernaan setiap harinya.

Nah, kelebihan sisa energi ini bisa digunakan untuk detoksifikasi tubuh yang selain membuang racun-racun dalam tubuh juga meminimalisir lemak dan kadar gula penyebab kegemukan.

Menu jus yang direkomendasikan

6ccd9e7f-94af-45f0-9e38-f9cc42dc279f.jpg

detik.com

Jus sayuran segar sangat dianjurkan, terutama sayuran hijau. Bisa juga menggunakan sayuran non hijau seperti wortel, buah bit dan paprika sebagai penambah rasa.

Pastikan setidaknya separuh jus yang diminum dalam sehari adalah jus yang berbasis sayuran hijau, lalu gunakan jus lain seperti jus buah sebagai variasi. Kenapa? Terlalu banyak jus buah juga tidak baik karena akan meningkatkan kadar gula darah.

Pilihlah buah yang memiliki kadar gula rendah seperti apel hijau. Atau tambahkan lemon atau jeruk nipis sebagai penetralisir gula jika ingin menggunakan buah lain sebagai asupan jus.

Berapa takaran jus yang harus dikonsumsi setiap harinya?

girl-drinking-juice.jpg

alivebynature.com

Sebenarnya, tidak ada ukuran yang paten dalam penentuan takaran jus yang perlu dikonsumsi setiap harinya, mengingat kebutuhan masing-masing orang berbeda. Berapa banyak asupan jus yang dianjurkan disesuakan dengan sinyal kelaparan – minum jus ketika kita merasa lapar. Namun, idealnya, 2 hingga 3 liter jus yang dikombinasikan di waktu pagi, siang dan malam setiap harinya cukup untuk memenuhi kebutuhan harian tubuh akan nutrisi. Lakukan hal ini selama satu minggu berturut-turut.

Pilihan makanan pendamping

xwoman-eating-sushi.jpg.pagespeed.ic.QIJiTp-IOF.jpg

guardianlv.com

Beberapa orang merasa tidak cukup kenyang jika hanya meminum jus sebagai asupan nutrisi tubuh setiap harinya. Maka mengonsumsi makanan pendamping menjadi penting untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan energi, namun dengan takaran yang secukupnya dan tidak berlebihan. Kamu bisa fokus pada makanan utuh termasuk daging tanpa lemak, ikan, unggas, telur, kacang-kacangan, atau biji-bijian.

Pilihlah nasi merah, nasi jagung atau roti gandum sebagai pengganti nasi. Gunakan minyak zaitun sebagai pengganti minyak goreng ataupun mentega. Intinya, sebisa mungkin kurangi asupan lemak dan gula dengan menggantinya dengan protein atau asupan lain yang tidak berpotensi menyebabkan penambahan berat badan.

Pilih real food dan hindari junk food

no-junk-food.jpg

newsmag.in

Dilansir dari Livestrong, untuk memaksimalkan diet jus ini, diperlukan pemilihan makanan yang akan dikonsumsi. Salah satunya adalah dengan memilih real food ketimbang junk food atau makanan olahan. Artinya, lebih mengutamakan untuk mengonsumsi makanan yang berasal dari alam dan menghindari makanan olahan ataupun makanan kemasan yang mengandung pengawet dan pemanis buatan.

Pemanis buatan gagal memicu sinyal otak yang meningkatkan perasaan kenyang dan berpotensi menyebabkan kamu makan lebih banyak, menurut ulasan dari Yale Journal of Biology and Medicine yang diterbitkan pada bulan Juni 2010.

Sebagai alternatif dan cara terbaik mengurangi kalori adalah dengan mengolah sendiri makananmu ketimbang membeli produk kemasan yang telah ditambahi dengan berbagai macam zat yang membahayakan kesehatan. Lagipula, mengonsumsi makanan buatan sendiri dari bahan-bahan alami cenderung lebih segar dan menyehatkan.

Jadi bagaimana Kurmate, tertarik untuk mencoba juicy fasting atau diet jus?



back