ARTICLES

POSTING DATE    TO 

CATEGORY 1

Mengenal Ray Abdul Fatah, Pemiliki Rumah Kreasi Anak Muda Bekasi

09 Aug 2017

Yang muda, yang berkarya. Kita pasti pernah mendengar kutipan tersebut. Masa muda memang masa yang sangat cocok bagi seseorang untuk memaksimalkan potensinya. Semangat masih tinggi, tenaga masih berkobar, dan masih memiliki banyak waktu luang untuk berkarya. Maka dari itu, sayang jika kita tidak pintar melihat peluang mengembangkan diri dan berkontribusi terhadap masyarakat.

Ray Abdul Fatah memiliki pandangan potensi muda harus dimaksimalkan. Ia memberanikan diri untuk membuka usaha pop up dan mendirikan Rumah Kreasi Anak Muda yang berlokasi di Bekasi. Nah, kali ini Nafoura mendapatkan kesempatan langsung untuk mendengarkan sepak terjang Ray, sapaan akrabnya. Ray membeberkan secara gamblang awal perjuangannya hingga dikenal luas tidak hanya di Indonesia, bahkan sudah menembus pangsa mancanegara. Yuk, mari kita simak perjalanan inspiratif Ray bersama Ravy26house.

Berawal dari Lampu Benang ke Pop Up

Ray, laki-laki yang hanya lulus SMA ini mulai menekuni usaha pop up di saat ia tak lagi melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. “Saya memulai usaha ini awalnya dari Lampu Benang bersama perempuan yang sekarang menjadi istri saya”, ujarnya.

Sadar akan peluang, akhirnya Ray berpindah haluan untuk mengembangkan usaha pop up mengingat pangsa pasar dari Lampu Benang sendiri sudah menurun. Ia berfikir dalam menjalankan sebuah usaha harus ada yang namanya inovasi dan tidak berpatok hanya pada satu kreasi saja.

Berdayakan Masyarakat dengan Traning

Bagi Ray dan Istri, tidak ada orang yang tidak bisa, selagi mau diberi pelatihan dan terus berusaha. Saat ini, ia memiliki 11 orang karyawan. 5 orang pegawai tetap, 3 anak magang dan 3 orang lagi ibu-ibu yang berada di sekitar rumahnya. Ray saat ini hanya fokus memberdayakan masyarakat yang berada di sekitar Bekasi dengan tujuan sebagai wadah untuk mengurangi angka pengangguran.

Untuk setiap karyawan akan selalu ia berikan pelatihan sebelum benar-benar mengerjakan pesanan dari konsumen. Ray memberikan pelatihan bagi karyawannya hingga mahir dan profesional dalam mengerjakan kerajinan. Bagi Ray, Karyawan itu adalah aset yang paling utama dalam menjalankan sebuah bisnis.

Manjakan Konsumen Hingga Menembus Pasar Internasional

Saat ini, Ravy26house memiliki beberapa produk pop up seperti pop up mahar, pop up card, pop up book, pop up frame, pop up brosur dan kartu nama pop up. Meskipun termasuk harga jual yang premium, jumlah konsumen Ravy26house tetap saja meningkat.

“Disini, kami memiliki value yaitu berupa kualitas yang terbaik mulai dari SDM yang berpengalaman. Memiliki galeri dan workshop, sehingga calon konsumen bisa melihat langsung proses pembuatannya, ditambah alamatnya sudah terverifikasi Google”, tutur Ray.

Untuk saat ini pemasaran Pop up sudah menembus Hongkong, Malaysia dan Sydney. Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa pelanggan bebas menentukan desain yang di ingikan dan diberikan kesempatan untuk memilih merevisi sesuai keinginan. Hal inilah yang menjadi alasan pelangan merasa dimanjakan oleh pelayanan yang ditawarkan.

Kunjungan Media Elektronik dan Media Cetak Semakin Meningkat

Berawal dari kunjungan MNC Life ke lokasi pembuatan pop up dan melihat prosesnya yang apik. Satu persatu media elektronik dan media cetak tertarik meliput sepak terjang Ray. Ray mengatakan saat ini media elektronik yang sudah datang mewawancarai adalah DAAI TV, KTV, Kompas TV, Trans 7, Trans TV, TV ONE, Metro TV. Sedangkan media cetak adalah GO Bekasi, Radar Bekasi, Tribun News, Harian Suara, Bekasi Urban City, dan Kontan dan masih banyak lagi media lainnya.

“Anak Muda Harus Bisa Berkreasi dan Berinovasi”

Pada akhir waktu wawancara, Ray berpesan kepada generasi muda Indonesia terutama anak muda Bekasi, jadilah anak muda yang kreatif dan inovatif. Jika anak mudanya kreatif, maka angka produktif masyarakat juga akan semakin meningkat. Jika selama ini Bekasi terkenal karena macetnya, ia berharap ke depannya banyak hasil karya yang muncul di sana, bukan hanya sebagai tempat persinggahan saja.

Sedangkan untuk usahanya, Ray berharap Ravy26house kelak bisa menjadi rumah kreatif Indonesia ala Silicon Valley.

Nah, bagaimana Kurmate? Ray yang saat ini baru berusia 26 tahun saja bisa menembus pangsa Internasional dengan kerajin pop up bersama istrinya yang berusia 23 tahun. Untuk kamu yang penasaran dengan hasil kerajinannya, bisa menggunjungi websitenya diravy26house.com. Semoga menginspirasi.



back