ARTICLES

POSTING DATE    TO 

CATEGORY 1

Apa yang Akan Terjadi Jika Kamu Memiliki Kebiasaan Memangku Laptop?

01 Aug 2017

Penggunaan laptop hingga kini mengalami peningkatan sejalan dengan berkembangnya teknologi. Jika kita perhatikan, banyak orang yang punya kebiasaan memangku laptop sementara mereka menggunakannya. Memang sih, ada kenyamanan tertentu saat meletakkan laptop di pangkuan saat menggunakannya, pun praktis. Namun ternyata hal ini memicu beberapa efek berbahaya lho!

Berikut dampak buruk yang mengintai jika kamu punya kebiasaan memangku laptop saat menggunakannya, seperti dilansir dari Natural News.

Sindrom kulit terbakar

Orang yang menghabiskan banyak waktu untuk membaca, belajar, atau bermain game di laptop yang diletakkan di pangkuan mereka, dapat menyebabkan sindrom kulit ruam akibat paparan panas jangka panjang. Kondisi ini juga dikenal dengan ‘eritema ab igne’, yang berkembang seiring berjalannya waktu, tergantung pada seberapa sering laptop digunakan dan seberapa kadar panasnya.

Umumnya sindrom ini tidak berbahaya dan bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, menurut periset Swiss, Andreas Arnold dan Peter Itin dari University Hospital Basel, sindrom ini juga bisa menyebabkan kerusakan kulit yang juga berisiko menyebabkan kanker kulit.

“Ada risiko kanker kulit yang bisa terjadi akibat eritema ab igne tapi sangat jarang terjadi,” kata Dr. Neil J. Korman, seorang dermatologist dan direktur Unit Percobaan Klinis di University Hospitals Case Medical Center di Cleveland.

Masalah kesuburan, khususnya pada pria

Risiko paling serius yang terkait dengan penggunaan laptop di pangkuan adalah kesuburan pria. Skrotum sangat rapuh dan harus disesuaikan agar tetap berada pada suhu yang relatif sama dalam berbagai kondisi. Namun, adanya laptop beserta panas yang dikeluarkannya di atas pangkuan dapat memotong aliran udara ke area vital pria. dan panas yang diciptakan dapat menganggu kesuburan.

Seorang urolog, Yelim Sheynkin memperingatkan bahwa suhu skrotum dapat mencapai tingkat yang tidak aman jika terpapar suhu panas yang keluar dari laptop selama 10 hingga 15 menit. Walaupun hanya sebentar, tetapi kebiasaan tersebut dapat berakibat fatal.

Peradangan hingga risiko kanker kulit

Menurut ahli kulit Anthony J. Manchini, peradangan kulit yang berkepanjangan berpotensi memperbesar kemungkinan kanker kulit sel skuamosa, yang cenderung lebih agresif daripada bentuk kanker kulit pada umumnya. Medan elektromagnetik yang diproduksi laptop dapat menyebabkan arus di dalam tubuh berada pada tingkat yang tidak aman.

Studi yang dipublikasikan di Archives of Environmental and Occupational Health, para periset dari Universitas Siena, Italia, mengevaluasi merek laptop yang umum digunakan. Mereka memang menemukan bahwa nilai medan elektromagnetik  (EMF) berada dalam pedoman keselamatan yang dibuat oleh Komisi Internasional untuk Perlindungan Radiasi Non-Ionisasi. Namun, mereka mencatat bahwa nilai radiasi menjadi sangat tinggi ketika laptop digunakan dekat atau menempel dengan tubuh, yang berpotensi menyebabkan perkembangan tumor. Terbukti bahwa laptop memang tidak dirancang untuk menempel dengan tubuh.

Ketegangan otot kepala, leher, lengan dan pergelangan tangan

Dilansir dari TechSheer, Terlalu sering memangku laptop saat digunakan dapat meningkatkan risiko ketegangan otot terutama pada kepala, leher, lengan dan pergelangan tangan. Kebiasaan ini menyebabkan posisi tubuh berada pada kondisi yang tidak semestinya. Kamu akan cenderung menunduk sementara lengan dan juga pergelangan berada di posisi yang menggantung. Alangkah lebih baik jika menggunakan laptop di atas meja dan duduk di kursi sehingga pandangan mata, posisi kepala dan tangan seimbang sehingga tidak menimbulkan ketegangan.

Jadi Kurmate, demi kesehatan dan kebaikan kamu, hindari kebiasaan buruk ini mulai dari sekarang, ya!



back